Resmi Jadi Stikes, Pelita Ibu Buka 4 Prodi Baru

Berdasarkan Keputusan Kemenristekdikti Nomor 363/KPT/I/2019 pada 15 Mei 2019 lalu, Akademi Kebidanan (Akbid) Pelita Ibu Kendari resmi beralih status menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Pelita Ibu. Bersama dengan itu, kampus yang menggeluti ilmu kesehatan ini juga membuka empat program studi (prodi) baru, yang dua di antaranya merupakan pertama di Sulawesi Tenggara (Sultra).

Dua prodi baru itu adalah S1 Kebidanan dan S1 Administrasi Rumah Sakit yang merupakan pertama kali ada di Sultra. Dua prodi lainnya adalah Pendidikan Profesi Bidan dan S1 Farmasi.

Ketua Stikes Pelita Ibu Kendari, Rosmawati Ibrahim mengungkapkan rasa senangnya atas pencapaian dari kampus yang dipimpinnya tersebut.

“Tentunya kami bersyukur dengan perubahan bentuk ini. Butuh persiapan kurang lebih dua tahun untuk menjadi stikes setelah kita mengusulkan perubahan bentuk pada akhir 2017 lalu,” katanya, ditemui diruang kerjanya, Jumat (24/5/2019).

Ia mengaku, untuk menjadi stikes tidaklah mudah, banyak persyaratan dari Kemenristekdikti yang harus dipenuhi, di antaranya kesiapan sarana prasarana, sumber daya manusia (SDM), tenaga pengajar (dosen), sampai dengan kurikulum di sebuah perguruan tinggi.

“Banyak persyaratannya yang harus dipenuhi. Kita mengirim borang setelah itu menunggu hingga tim visitasi berkunjung langsung melihat keadaan sebenarnya di lapangan,” jelasnya.

Di sisi lain Rosmawati merasa bersyukur. Pasalnya, dengan perubahan bentuk menjadi stikes, Pelita Ibu dipercaya membuka empat prodi baru tersebut. Rosmawati berharap, dengan perubahan bentuk dari akbid menjadi stikes, Pelita Ibu bisa menelurkan lulusan-lulusan yang memiliki kompetensi sehingga mampu bersaing di dunia kerja.

Untuk diketahui, saat ini kampus yang beralamat di Jalan Kampung Baru Anduonohu Kota Kendari telah membuka pendaftaran mahasiswa baru tahun ajaran 2019/2020 gelombang I mulai 16 Mei hingga 29 Juni 2019 dan gelombang II mulai 29 Juni hingga 24 Agustus 2019.

SHARE

3 Replies to “Resmi Jadi Stikes, Pelita Ibu Buka 4 Prodi Baru”

  1. Assalamuailkum wr wb. Perkenalkan saya sebagai mahasiswa STIKES pelita ibu kendari , Prodi S1 farmasi atas nama LUTFIA MIDHA HAYATIN (PF20.020), Jurusan farmasi bukan sekedar mempelajari cara dan teknologi pembuatan obat – obat, ilmu farmasi juga mempelajari cara penyimpanan, penyediaan, dan dan penyaluran bahan produksi. Banyak yang dapat kita pelajari di jurusan farmasi ini seperti mempelajari senyawa dan sintesis obat, lalu meraciknya menjadi obat yang layak Dan aman di konsumsi , meskipun jurusan ini di kenal sulit, tetapi harus sabar dan tekuni prosesnya, untuk pejuang Apoteker tetap semangat Dan berikan yang terbaik 💪☺️

  2. Assalamualaikum wr.wb .. perkenalkan saya salah satu mahasiswi STIKes Pelita Ibu atas nama Asmi Rahmiati (PF20.016) dari jurusan S1 Farmasi jadi tujuan saya kemari yaitu untuk memenuhi mata kuliah Tekhnologi informatika mengenai prospek kerja farmasi . Jadi, prospek kerja farmasi itu sangatlah luas saat ini banyak perusahaan yang membutuhkan lulusan Farmasi. Terutama perusahaan yang bergerak di bidang makanan, kosmetik, dan obat-obatan. Selain di industri dan lembaga kesehatan, lulusan Farmasi juga diharapkan dapat membantu pengembangan ilmu Farmasi. Potensi tanaman obat yang melimpah di Indonesia, perlu menjadi kajian penelitian, supaya ke depannya bisa dikembangkan dan dapat dimanfaatkan. Prospek kerja farmasi sangat luas dan saat ini sangat dibutuhkan jadi yuk bergabung dengan jurusan farmasi di STIKes Pelita Ibu Kendari 📌

  3. assalamualaikum wr.wb . perkenalkan nama saya Saskia (Nim: PF20.025) dari jurusan S1 Farmasi STIKES pelita ibu kendari tingkat 2. Tujuan saya disini untuk memenuhi tugas mata kuliah Teknologi Informatika .seperti yang kita ketahui Jurusan Farmasi adalah jurusan yang mempelajari segala hal tentang obat. Mulai dari bahan kimia yang ada di dalamnya, proses pembuatan obat, proses pengemasan obat, fungsi dan kegunaan obat, sampai cara distribusi dan pengelolaan stok obat. Singkatnya, segala hal tentang obat akan dipelajari di sini. Seorang ahli farmasi bertanggung jawab untuk memberikan obat yang tepat untuk berbagai penyakit yang sudah di diagnosis Dokter. Bahkan tidak jarang apoteker menyarankan obat yang berbeda atau dosis yang berbeda dari yang diberikan dokter (tentunya setelah berkonsultasi dengan dokter tersebut), karena ahli farmasi seharusnya paham obat lebih banyak daripada Dokter. selain itu ,Mempelajari Farmasi itu seru karena saat belajar Farmasi kamu jadi akan mengetahui penyebab dari suatu penyakit dan dapat menganalisis obat yang tepat, serta mengetahui bagaimana cara kerja obat tersebut. Di prodi ini juga akan banyak kegiatan praktikumnya, sehingga bagi kamu yang menyukai praktikum lab, prodi ini akan sangat menarik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *